Dinas Tata Kota Dianggap Gagal Tertibkan PK5

Rabu, 03 Februari 2010

Kamis, 04 Pebruari 2010
KISARAN-METRO; Dinas Tata Kota dianggap tidak mampu benahi sejumlah pasar yang tersebar di Kota Kisaran. Akibat ketidak mampuan tersebut mambuat kondisi pasar semrawut dan sering terjadi kemacetan arus lalu-lintas.
Hal itu diungkapkan Ketua DPP Barisan Mahasiswa Asahan (Barmas) Oman Lukmanul Hakim kepada METRO, Selasa (2/1) di Markas Barmas di Jalan HOS Cokro Aminoto Kisaran.
"Dinas Tata Kota sejak dijabat Sayuti hingga saat ini dijabat oleh Isa Harahap kami nilai tidak mampu membenahi sejumlah pasar yang ada di Kota Kisaran. Mulai dari penataan hingga kebersihan pasar tidak banyak mengalami perubahan. Padahal saat ini Dinas Tata Kota memiliki tenaga pengendali ketertiban (Daltip)," tegas Oman.
Saat Dinas Tata Kota dijabat oleh Sayuti, Kisaran berhasil memeroleh penghargaan sebagai kota bersih dan dianugrahi Adipura oleh Presiden RI.
Sebagai kepala dinas yang baru, Isa berani membuat trobosan-trobosan seperti membangun taman-taman kota, memanfaatkan bahan bekas seperti ban-ban bekas, serta memanfaatkan rumput-rumput di pinggir jalan agar ditata untuk memperindah kota. Namun Isa Harahap dinilai lupa dalam menata para pedagang yang berjualan di pajak Kartini, pajak Bakti serta pajak jalan H Misbah. Secara terpisah Kadis Tata Kota Isa Harahap ketika dihubungi melalui Suwarno Kabid Pasar Dinas Tata Kota mengatakan, pihaknya telah berusaha menata para pedagang yang berjualan di tiga pajak yang ada di kota Kisaran.
"Namun kami merasa kesulitan dalam penertiban para pedagang yang berjualan di atas badan jalan H Misbah. Pada hal sudah jelas tidak dibenarkan berjualan di atas badan jalan," ucapnya. (mag-02)